SENANDUNG SUARA-SUARA MINOR

 

Will Kymlicka tentang Hak-hak Minoritas dan Relevansinya dalam Konteks Indonesia

 
 
PENULIS: 

Redem Kono

BACK COVER:

Buku ini sangat dianjurkan untuk siapa saja yang ingin mengenal pemikiran Will Kymlicka tentang multikulturalisme dan hak-hak minoritas. — Prof. Dr Kautzar A. Noer, Dosen di UIN Syarif Hidayatullah, Universitas Indonesia, Universitas Paramadina

Lorong gelap pertentangan antara yang singular dan plural, partikular dan universal, minoritas dan mayoritas, liberal dan komunitarian yang selama ini menjadi akar dari aneka konflik, kegaduhan bahkan kekerasan politik, kini dengan cerdas dibukakan jalan terangnya di dalam buku yang sangat penting ini, terutama dalam konteks politik di Indonesia. Multikulturalisme yang dibangun melalui spirit dialogisme dan penghargaan atas kaum minoritas adalah jalan terang itu. — Prof. Dr. Yasraf Amir Piliang, Guru Besar di Institut Teknologi Bandung

Dalam dunia yang nyaris tanpa sekat lagi, konteks saat ini sebenarnya telah cenderung bergerak dari multikulturalisme, dari hak untuk melindungi budaya-asal ke arah hak untuk mengadopsi budaya baru, dari seklusi ke arah redefinisi identitas budaya lokal melalui interaksi dengan ‘yang lain’, dari problem minoritas-mayoritas ke arah evolusi kesadaran. Meskipun demikian, untuk memahami wacana interkulturalisme diperlukan kerangka teoretis ihwal multikulturalisme juga, yang memang telah berhasil mengangkat inti-inti persoalan hubungan antar budaya dalam kompleksitasnya. Buku Redem Kono ini penting dalam kerangka yang belakangan itu. — Prof. Dr. Bambang Sugiharto, Guru Besar di Universitas Katolik Parahyangan