GURU SEJATI DAN MURIDNYA

PENULIS: Bawa Muhaiyadeen

Penerjemah: Herry Mardian

BACK COVER:

Guru Sejati dan Muridnya merupakan paparan nasihat seorang mursyid (pembimbing mereka yang berserah diri kepada Allah dan kembali kepada-Nya) untuk para muridnya. Apa yang seharusnya diharapkan seorang anak dalam menempuh perjalanan taubat? Bagaimana seharusnya ia memandang perintah-perintah mursyid-nya? Bagaimana Sang Guru mendidiknya untuk mengendalikan hawa nafsu? Bagaimana ia menguji muridnya, dan sejauh apa kesungguhan yang harus dipersiapkan seorang murid jika ingin dipertemukan Allah dengan seorang mursyid sejati? Sedikit banyak, nasihat-nasihat Bawa Muhaiyaddeen ini akan memberikan gambarannya.

Dari sekian banyak orang sepanjang sejarah yang diizinkan Allah meraih pengenalan Tuhan dan jiwanya sendiri—baik yang dikenal manusia maupun dirahasiakan-Nya—Bawa Muhaiyaddeen, oleh banyak pemuka perguruan sufi abad ke-20, berhasil teridentifikasi sebagai salah seorang diantaranya. Bukan itu saja, beliau bahkan telah berhasil mengenali misi hidupnya, jati diri-nya, bahwa ia diciptakan Allah sebagai seorang mursyid bagi para pencari-Nya di Sri Lanka maupun Amerika.

Itulah yang paling menarik dari buku ini. Berbeda dengan umumnya buku-buku kesufian yang berasal dari zaman keemasan Islam masa lalu, nasihat-nasihat Bawa sebagai mursyid disampaikan sesuai konteks kehidupan keseharian para muridnya yang berasal dari abad ke-20.

Inilah catatan nasihat seorang buta huruf yang berasal dari pedalaman hutan Sri Lanka, kepada para profesor maupun anak sekolah, direktur maupun pegawai rendahan, pria maupun wanita dari berbagai agama, bangsa, dan usia, yang semuanya duduk bersama dengan takzim sebagai para muridnya. Buku ini dipersembahkan kepada siapa saja di bumi Indonesia ini yang menempuh jalan kembali pada Allah, dengan harapan untuk mengenal Allah dan mengenal diri sejatinya. []